Keterangan Foto: Tangkapan layar percakapan WhatsApp yang diunggah akun Facebook Liyan Abdjul Liyan, ipar dari Elsanti Ibrahim alias Eca, disandingkan dengan foto penemuan kerangka manusia di Desa Bongo Tua, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo. Pihak keluarga menduga kerangka tersebut berkaitan dengan Eca yang dilaporkan hilang sekitar tiga bulan lalu. Identitas kerangka masih menunggu hasil identifikasi resmi pihak berwenang.
Traktir!
Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Media Indonesia Times dengan traktir.
Traktir
Pilih nominal traktir:
Nominal terpilih: -
Silakan transfer ke rekening berikut:
BCA 2640596034
a.n. Ari Bagus pranata
Terima Kasih!
Traktir Anda sebesar - telah tercatat sebagai dukungan untuk wartawan & redaksi Media Indonesia Times.
Silakan lakukan transfer ke rekening:
2640596034 (a.n. Ari Bagus pranata, BCA)
Semoga menjadi amal yang berkah!
Setelah menekan tombol Selesai, Anda dapat konfirmasi traktir via WhatsApp.
Terakhir: Konfirmasi via WhatsApp
Konfirmasi traktir Anda sebesar -
untuk berita ini kepada Admin via WhatsApp.
Bukti transfer Anda sudah terunggah & akan segera diperiksa Admin.
BOALEMO — Penemuan kerangka manusia di Desa Bongo Tua, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, Kamis, 24 September 2026, mendapat perhatian dari keluarga Elsanti Ibrahim alias Eca, seorang wanita yang dilaporkan hilang sekitar tiga bulan lalu.
Anda belum membaca semua isi berita ini
Perhatian tersebut muncul setelah akun Facebook Liyan Abdjul Liyan, yang disebut merupakan ipar Eca, mengunggah tangkapan layar percakapan WhatsApp. Unggahan itu dibuat sekitar enam jam sebelum pemberitaan ini ditulis, pada Jumat, 25 September 2026.
Dalam percakapan tersebut, pihak keluarga tampak membahas penemuan kerangka manusia yang berada di area perkebunan Bongo Tua. Isi percakapan juga memperlihatkan adanya dugaan dari pihak keluarga mengenai kemungkinan kerangka tersebut berkaitan dengan Eca.
Percakapan tersebut kemudian dibalas dengan pesan yang mengungkapkan harapan agar penemuan tersebut segera mendapatkan titik terang.
> “ππππ sabar bakuat ksna b tenang ksna semoga ada titik terang semoga kalau memang dia itu atii semoga secepatnya terungkap siapa dalang dari semua ini.”
Unggahan tersebut kemudian menjadi perhatian karena Eca disebut telah hilang selama kurang lebih tiga bulan dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Meski demikian, percakapan tersebut belum dapat menjadi dasar untuk memastikan identitas kerangka yang ditemukan. Dugaan mengenai keterkaitan dengan Eca masih menunggu proses identifikasi resmi dari pihak berwenang.
Polisi Sterilkan Lokasi
Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan pengamanan di lokasi penemuan. Sejumlah personel telah berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk menjaga lokasi dan memastikan kondisi tempat penemuan tetap steril.
Terpantau Kasat Reskrim Polres Boalemo Iptu Nurwahid Kiayi Demak bersama jajaran, Kapolsek Wonosari Iptu Zulkifli Saeng bersama personel, serta personel Polsek Paguyaman berada di lokasi.
Garis polisi telah dipasang di sekitar lokasi penemuan. Akses masyarakat juga dibatasi untuk menjaga kondisi TKP dan bagian-bagian kerangka yang ditemukan agar tidak terganggu sebelum dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Sejumlah titik tempat ditemukannya bagian kerangka juga telah dipasangi tenda dan mendapatkan penjagaan aparat.
Hingga Jumat, 25 September 2026 sekitar pukul 02.55 WITA, kerangka tersebut masih berada di lokasi dan dalam pengamanan kepolisian, sembari menunggu penanganan lebih lanjut oleh tim dari Polda Gorontalo.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan identitas kerangka, penyebab kematian, serta rangkaian peristiwa di balik penemuan tersebut.
Kepastian apakah kerangka tersebut merupakan Elsanti Ibrahim alias Eca masih menunggu hasil identifikasi resmi dari pihak berwenang.
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.