Sekitar 300 peserta dari berbagai unsur turun bersama membersihkan kawasan Sungai Kalimati dan sekitarnya di Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Kamis (5/11/2026).
Traktir!
Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Media Indonesia Times dengan traktir.
Traktir
Pilih nominal traktir:
Nominal terpilih: -
Silakan transfer ke rekening berikut:
BCA 2640596034
a.n. Ari Bagus pranata
Terima Kasih!
Traktir Anda sebesar - telah tercatat sebagai dukungan untuk wartawan & redaksi Media Indonesia Times.
Silakan lakukan transfer ke rekening:
2640596034 (a.n. Ari Bagus pranata, BCA)
Semoga menjadi amal yang berkah!
Setelah menekan tombol Selesai, Anda dapat konfirmasi traktir via WhatsApp.
Terakhir: Konfirmasi via WhatsApp
Konfirmasi traktir Anda sebesar -
untuk berita ini kepada Admin via WhatsApp.
Bukti transfer Anda sudah terunggah & akan segera diperiksa Admin.
BANYUWANGI – Sekitar 300 peserta dari berbagai unsur turun bersama membersihkan kawasan Sungai Kalimati dan sekitarnya di Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Kamis (5/11/2026). Aksi tersebut melibatkan pemerintah daerah, FKUB Kabupaten Banyuwangi, Forpimka Muncar, TNI-Polri, tokoh lintas agama, relawan Sungai Watch, hingga organisasi keagamaan.
Anda belum membaca semua isi berita ini
Kegiatan diawali dengan apel bersama di halaman Kantor Kecamatan Muncar yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi. Setelah itu, peserta dibagi untuk melakukan pembersihan di sembilan titik yang tersebar di wilayah Dusun Krajan, Stoplas, Kalimati, Sampangan, dan Muncar.
Bakti sosial tersebut merupakan tindak lanjut atas kondisi Sungai Kalimati yang mengering dan dipenuhi tumpukan sampah. Sebelumnya, kawasan tersebut telah ditinjau langsung oleh Bupati Banyuwangi bersama jajaran perangkat daerah pada 22 Oktober 2026.
Ketua FKUB Kabupaten Banyuwangi Drs. H. Nur Chozin, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut berawal dari pertemuan lintas agama yang kemudian dirumuskan menjadi aksi sosial bersama.
Ia berharap keterlibatan berbagai unsur dapat mendorong masyarakat menjaga kebersihan Sungai Kalimati secara berkelanjutan dan tidak lagi menjadikan aliran sungai sebagai tempat pembuangan sampah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi juga mengajak seluruh peserta menjaga semangat gotong royong dan memastikan kegiatan serupa tidak berhenti pada satu kesempatan.
Masyarakat diminta ikut bertanggung jawab menjaga kebersihan lingkungan, terutama dengan tidak membuang sampah sembarangan ke sungai.
Kapolsek Muncar Kompol Suhartanto mengatakan keterlibatan Polsek Muncar dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama menjaga lingkungan sekaligus membangun kesadaran masyarakat.
“Pembersihan sungai harus diikuti perubahan kebiasaan. Kalau hari ini kita bersihkan tetapi besok sampah kembali dibuang ke sungai, persoalannya tidak akan selesai. Karena itu kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga Sungai Kalimati dan membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan,” ujar Kompol Suhartanto.
Menurutnya, gotong royong lintas instansi, lintas agama, relawan, dan masyarakat menunjukkan bahwa persoalan lingkungan membutuhkan keterlibatan semua pihak.
“Kebersihan lingkungan berkaitan langsung dengan kenyamanan dan kesehatan masyarakat. Harapannya, semangat yang dibangun hari ini terus berjalan sehingga kawasan Sungai Kalimati tetap bersih dan tidak kembali dipenuhi sampah,” lanjutnya.
Pembersihan dilakukan di sembilan titik, di antaranya Jalan PLN di Dusun Krajan, Jalan Sumur Bor dan Jalan Ki Hajar Dewantara di Dusun Stoplas, kawasan Pasar Kalimati, Kuburan Kalimati, jalur timur masjid, kawasan Ferly di Dusun Sampangan, serta sejumlah titik di Dusun Muncar hingga Jalan AL.
Aksi bersih-bersih tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan memulihkan kondisi Sungai Kalimati sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan sungai merupakan tanggung jawab bersama.(***)
Seluruh wartawan Media Indonesia Times dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Media Indonesia Times namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Media Indonesia Times.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.